Selasa, 02 Oktober 2012

KISI-KISI  ULANGAN TENGAH SEMESTER GANJIL
KELAS XII IPS
Bahan KD. perubahan sosial dari bupak, latihan soal-soal dari modul siswa
           KD  lembaga sosial
Latihan modul 1 Nilai dan norma sosial
  1. B
  2. B
  3. A
  4. A
  5. C
  6. A
  7. B
  8. E
  9. D
  10. D
  11. E
  12. D
  13. E
  14. D
  15. A
  16. C
  17. C
  18. B
  19. B
  20. B
  21. D
  22. C
  23. A
  24. A
  25. A
  26. A
  27. E
  28. D
  29. C
  30. D
  31. B
  32. C
  33. A
  34. C
  35. E
  36. C
  37. E
  38. B
  39. E
  40. B
  41. B
  42. C
  43. A
  44. B
  45. C
  46. A
  47. A
  48. C
  49. A
  50. D
Lembar kerja 2. STRATIFIKASI SOSIAL
  1. Kekuasaan
  2. menciptakan ketentraman
  3. terbuka
  4. berdasarkan keturunan
  5. 3 dan 4
  6. modal usaha
  7.  perpindahan status/ peralihan status
  8. pendidikan
  9. masing-masing lapisan terbuka untuk melakukan  perpindahan kelas
  10. deferensiasi , dalam hal tertentu dan syarat tertentu
  11. sebagian lembaga pengendalian sosial tidak berfungsi
  12. modal usaha/kekayaan
  13. feodasl/pertanian
  14. tertutup
  15. kelas sosial
  16. 3 dan 4
  17. tanah dan harta warisan yang diwariskan ke generasi penerus
  18. pendidikan
  19. 2 , 3 dan 4
  20. status dan peranan sosial
  21. distribusi hak-hak istimewa yang obyektif, menjadi sistem pertanggungan, kriteria sistem pertentangan, penentu lambang-lambang, simbol status,k penentu tinngkat mudah dsan suikarnya bertukar kedudukan, alat solidaritas antar kelompok
  22. ekonomi berdasarkan  modal/kekayaan, sosial berdasarkan status/perstise/gengsi, politik berdsasarkan kekuasaan/wewenang
  23. tertutup(kasta /feodal, terbuka ( modern/kota), campuran(kota)
  24. pemilik tanah, rumah dan pekarangan dan golongan yang tidak memiliki tanah
  25. campuran
  26. perkotaan
  27. kerajaan/berkasta
  28. distribusi hak-hak istimewa
  29. ada kesempatan untuk meningkatkan lapisan
  30. pendidikan
  31. kekayaan
  32. adanya sesuatu yan akan dicapai, kemampuan , kepandaian , umur,fisik, pembagian tugas terspesifikasi, kelangkaan hak dan kewajiban
  33. setiap anggota  lapisan bebas  untuk melakukan perpindahan kelas
  34. kekuasaan
  35. terbuka
  36. keturunan
  37. pemilikan lahan pertanian
  38. 1 dan 2
  39. sosial dan politik
  40. keturunan
  41. piramida
  42. kelas atas memiliki jumlah kkakyaan yang banyak tetapiu jumlahnya minoritas, kelas bawah memilkiki jumlah kekakyaan yang terbatas tetapi jumlahnya mayoritas
  43. keahlian, perkotaan
  44. kekayaan dan industri
  45. penjajahan  Belanda
  46. penjajahanJepang
  47. penjajahan Belanda
  48. Sulawesi Selatan
  49. Aceh
  50. Pertanian Jawa


Senin, 01 Oktober 2012

KISI-KISI  ULANGAN  TENGAH SEMESTER GANJIL
KELAS X
1. Pengertian  Sosiologi
2. Obyek dan tujuan sosiologi
3.. Pokok bahasan sosiologiKedudukan sosiologi dengan ilmu lain
4. Metode sosiologi
5. Kegunaan sosiologi
6. Masalah sosial dan realitas sosial
Bab 2 dari modul sosiologi


Senin, 03 September 2012

Modul kelas X Sosiologi Sebagai Ilmu


MODUL  I.   SOSIOLOGI    SEBAGAI   ILMU
Indikator :
Mendefinisikan sosiologi sebagai ilmu dan metode
Menjelaskan sejarah perkembangan sosiologi
Menyebutkan cirri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan

Pada bab ini kita akan mempelajari  apakah yang dimaksud dengan sosiologi? Apa saja yang dipelajari dalam sosiologi? Apa saja kegunaan sosiologi bagi masyarakat?, bagaimana sejarah munculnya sosiologi?Kita akan mempelajari dengan memahami ringkasan materi seperti daibawah ini.

SOSIOLOGI   SEBAGAI ILMU DAN METODE
Pengertian Sosiologi
      Sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat masyarakat, perilaku masyarakat, dan perkembangan masyarakat. Sosiologi merupakan cabang Ilmu Sosial yang mempelajari masyarakat dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Sebagai cabang Ilmu, Sosiologi dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis, August Comte. Comte kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Namun demikian, sejarah mencatat bahwa Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — yang kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.
            Sebagai bagian dari ilmu sosial, objek sosiologi adalah masyarakat dilihat dari sudut hubungan-hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut di dalam masyarakat. Tujuan sosiologi adalah meningkatkan daya atau kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Caranya adalah dengan mengembangkan pengetahuan yang objektif mengenai gejala-gejala kemasyarakatan yang dapat dimanfaatkan secara efektif untuk memecahkan masalah-masalah sosial. Contoh, jika seseorang ingin berhubngan dengan masyarakat lain sudah selayaknya ia mempelajari dahuli sifat dan karakter masyarakat tersebut.

Fakta sosial
Fakta sosial adalah cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. Contoh, di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu, menggunakan seragam, dan bersikap hormat kepada guru. Kewajiban-kewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah), yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid).

Tindakan sosial
Tindakan sosial adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain.
Khayalan sosiologis
Khayalan sosiologis diperlukan untuk dapat memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia.

Realitas sosial
Seorang sosiolog harus bisa menyingkap berbagai tabir dan mengungkap tiap helai tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga.

SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
Sosiologi pada awalnya merupakan bagian dari ilmu filsaffat social yang juga  membahas masayrakat. Hanya saja, pada saat itu sosiologi memiliki satu metode ilmiah yang berdiri sendiri.
Menurut  layendecker kelahiran  Sosiologi dengan serangkaian perubahan berjangka panjang yang melanda Eropa Barat pada abad pertengahan
a.       Tumbuhnya kapitalisme abad XV
b.      Perubahan di bidang social dan politik
c.       Perubahan berkenaan dengan reformasi  Martin Luther
d.      Meningkatnya individualism
e.       Lahirnya individualism
f.       Lahirnya ilmu pengetahuan modern
Pada abad 19, Auguste Comte memelopori lahiernya  Sosiologi sebagai ilmu yangberdiri sendiri. Ia adalah orang yang pertama kali memakai kata Sosiologi, sedang tokoh prtaa yang meletakkan sosiologi sebagai sebuah ilmu adalah Emile  Durkheim
         Sosiologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari kata latin socius yang artinya teman, dan logos dari kata Yunani yang berarti cerita, diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat baru lahir kemudian di Eropa.
       Sejak awal masehi hingga abad 19, Eropa dapat dikatakan menjadi pusat tumbuhnya peradaban dunia, para ilmuwan ketika itu mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia.
       Comte kemudian membedakan antara sosiologi statis dan sosiologi dinamis. Sosiologi statis memusatkan perhatian pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat. Sosiologi dinamis memusatkan perhatian tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan.
       Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Mereka antara lain Pitirim Sorokin, Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, George Simmel, dan Max Weber (semuanya berasal dari Eropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.
Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.
Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis, yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat.
Emile Durkheim memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial.
Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman), yang berupaya menelusuri nilai, kepercayaan, tujuan, dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia.
Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari seluruh seluk beluk yang berhubungan  dengan sosial. Banyak aspek yang dipelajari dalam ilmu sosiologi dimana berkait dengan kehidupan sosial, hubungan antar sesama, kekeluargaan, kasta, rumpun, bangsa, agama dan asosiasi kebudayaan, ekonomi dan organisasi politik, dari keseluruhan yang tersebut adalah pernyataan naluri dari khalayak sosial. Dapat diambil pernyataan bahwa masyarakat adalah lebih dahulu dari pada Negara.
Sosiologi  dapat dikatakan sebagai kajian tentang hukum masyarakat dan proses yang berkenaan dengannya; dan orang yang berlainan bukan setakat sebagai individu, tetapi juga sebagai ahli persatuan, kumpulan sosial, dan institusi (pendek kata sebagai anggota masyarakat).
Sosiologi secara teori sering kali dikaitkan dengan soal-soal manusia dalam masyarakatnya. Sosiologi berminat tentang perangai kita sebagai manusia; atau secara ringkas, mengkaji hubungan antara manusia yang pada awalnya saling tidak kenal kepada suatu peringkat yang lebih proses sosial sejagat.
Dalam buku itu, Comte menyebutkan ada tiga tahap perkembangan intelektual, yang masing-masing merupakan perkembangan dari tahap sebelumya.

Tiga tahapan itu adalah :
Tahap teologis; adalah tingkat pemikiran manusia bahwa semua benda di dunia mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh suatu kekuatan yang berada di atas manusia.
Tahap metafisis; pada tahap ini manusia menganggap bahwa didalam setiap gejala terdapat kekuatan-kekuatan atau inti tertentu yang pada akhirnya akan dapat diungkapkan. Oleh karena adanya kepercayaan bahwa setiap cita-cita terkait pada suatu realitas tertentu dan tidak ada usaha untuk menemukan hukum-hukum alam yang seragam.
Tahap positif; adala  tahap dimana manusia mulai berpikir secara ilmiah.

CIRI-CIRI SOSIOLOGI SEBGAI ILMU PENGETAHUAN
1.      Sosiologi bersifat empiris, yaitu Sosiologi didasarkan pada hasil observasi, tidak spekulatif dan menggunakan akan sehat  yang hasilnya tidak spekulatif
2.      Sosiologi bersifat teoritis, yaitu Sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi yang disusun secara logis dan sistematis yang menjelaskan hubungan sebab akibat
3.      Sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori-teori sosilogi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada kemudian diperbaiki, diperlluas dan dipertajam
4.      Sosiologi bersifat non etis, artinya yang dipersoalkan dalam sosiologi bukanlah baik atau buruknya fakta maupun fenomena tertentu melainkan menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis

OBYEK DAN TUJUAN SOSIOLOGI
Obyek Sosiologi  adaklah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan antar manusia di dalam masyarakat.
Tujuan  Sosiologi adalah meningkatkan daya atau kemampuan manusia  menyesuaikan diri dengan lingkungan  hidupnya, melalui upaya mengembangkan pengetahuan yang obyektif mengenai gejala-gejala kemasyarakata agar dapat dimanfaatkan secara efektif untuk memecahkan masalah-masalah social.

RUANG LINGKUP  DAN POKOK BAHASAN SOSIOLOGI 
Ruang lingkup Sosiologi diklasifikasikan atas dua bagian sebagai berikut;
  1. Sosiologi Umum, yang mempelajari dan menyelidiki tingkah laku manusia pada umumnya dalam mengadakan  hubungan  masyarakat
  2. Sosiologi khusus, yang mempelajari dan menyelidiki aspek kehidupan  masyarakat
  3. Sosiologi agama, mengenai agama dalam kehidupan bermasyarakat
  4. Sosiologi ekonomi, membahas perilaku ekonomi manusia dalam masyarakat
  5. Sosiologi gender, membahasas mengenai perbedaan psikologis, social serta budaya laki-laki dan perempuan
  6. Sosiologi hukum, membahs tingkah laku masyarakat dalam kaitannya dengan hokum
  7. Sosiologi industi, membahas masayrakat dalam dunia industri
  8. Sosiologi kependudukan, membahas keterkaitan antara factor social dengan factor demografi
  9. Sosiologi pedesaan, membahsa mengenai masayrakat pedesaan
  10. Sosiologi perkotaan, membahasa mengenai masyarakat di perkotaan
  11. Sosiologi pendidikan, membahas mengaenai gejalan kemasayrakatan dengan dunia pendidikan
  12. Sosiologi pembangunan, membahas  masyrakat di alam pembangunan
  13. Sosiologi politik, membahas mengenai masyarakat dalam tatanan politik dan kekuasaan Sosiologi

Pokok bahasan Sosiologi
  1.  Emile Durkheim, pokok bahsasan sosiologi adalah fakta social yaitu pola-pola atau system yang mempengaruhi cara manusia bertindak, berpikir dan merasa
  2. Max  weber, pokok kajian sosiologi adalah tindakan social, artinya suatu tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan keberadaan orang lain
  3. Wright Mills,pokok bahasan sosiologi adalah khayalan sosiologis, yaitu khayalan/ daya membayangkan untuk memahami apa yang terjadi di masayrakat maupun yang ada di dalam diri manusia
  4. Peter l. berger, pokok bahasan sosiologi adalah pengungkapan realitas social, yaitupenyingkapan berbagai tabir dan mengungkap nya menjadi suatu realitas yang tak terduga.

KEDUDUKAN  SOSIOLOGI DENGAN ILMU-ILMU LAIN
  1. Sosiologi dengan ilmu politik, politik pada dasarnya mempelajari daya upaya untuk memperoleh , mempertahankan dan menggunakan kekuasaan, sedang sosiologi  dalam mem upaya untuk mendapatkan kekuasaan digambarkan melalui persaingan, dan konflik
  2. Sosiologi dengan ilmu ekonomi, ekonomi mempelajari usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan, sedang sosiologi mempelajari unsure-unsusr kemasayrakatan secara lebih luas
  3. Sosiologi dengan ilmu Sejarah, sosiologi memperhatikan peristiwa yang merupakan proses kemasyarakatan yang timbul dari hubungan antar manusia dalam situasi berbeda.
  4. Sosiologi dengan ilmu Anthropologi,yang membedakan antropoligi terletak pada metode
  5. Sosiologi dengan ilmu pasti, sosiologi memerlukan matematika dalam suatu  penelitian menggunakan data-data statistic

METODE DALAM SOSIOLOGI
Sosiologi memnggunakan  metode deduktif dan  metode induktif
Metode kuantitatif, metode dengan menggunakan angka-angka dan data statistic atau studisebab akibat
Metode kulitatif, yaitu mengutamakan kualitas data, informasi, keterangan secara terperinci mengenai obyek yang akan kita teliti.

Penggunaan metode dalam sosiologi memberikan manfaat yaitu
  1. Menghndari pemecahan masalah dan cara berpikir spekulatif
  2. Memnghindari pemecahan masalah berdasarkan trial  and error
  3. Miningkatkan sikap dan sifat obyektif

Pendekatan yang digunakan dalam menelaah masyarakat ada tiga yaitu:
  1. Cross sectional Studies, tudi tenang masyarakat dibatasi obyek dan waktu tertentu contoh Penelitian perilaku masyarakat Sidoarjo paska bencana lumpur lapindo
  2. Longitudinal Studies, yaitu studi yang brusaha mengungkap akibat dari suatu peristiwa yang berlangsung relatiflama. Contoh penelitian tentang efektifitas BLT dalam mengentaskan kemiskinan
  3. Expost facto Studies, metode yang berusaha menelaah factor-faktor awal atau masalah masa lalu yang dianggap sebagai penyebab situasi sekarang.

Instrumen  yang digunakan adalah
  1. Angket
  2. Wawancara
  3. Pengamatan partisipasi dan non partisipasi
  4. Studi pustaka

KEGUNAAN SOSIOLOGI
  1. Untuk pembangunan, sosiologi berguna untuk memberikan data-data social yang diperlukan pada tahap prencanaan, pelaksanaan mupun penilaian pembangunan
  2. Untuk penerlitian, tanpa penelitian ddan penyelidikan sosiologis tidak akan diperoleh perencanaan social yang efektif atau pemecahan masalah-masalah social dengan baik

Peran sosiolog di masyarakat
  1. sosiolog sebagai ahlii riset atau peneliti
  2. sosiolog sebgai konsultan kebijaksanaan
  3. sosiolog sebgai teknisi
  4. sosiolog sebagai guru atau pendidi

HUBUNGAN  BERBAGAI KONSEP MASALAH SOSIAL DAN REALITAS  SOSIAL
Masalah social adalah bagian dari realitas social masayrakat yang timbul karena adanya guncangan atau benturan pada proses-proses social. Realitas social adalah kenyataan yang tidak adapat dielakkan dalam kehidupan social.

Masalah Sosial dibedakan sebgai berikut:
  • masalah social dari factor ekonomi, seperti kemiskinan dan penganguran
  • masalah social dari factor biologis, seperti penyakit menular
  • msasalah social dari factor psikologis, seperti gangguan kejiwaan dan bunuh diri
  • masalah social dari factor kebudayaan, seperti perceraian dan konflik

Suatu hal dapat digolongkan segai masalah social jika memenuhi criteria berikut:
  • terjadi karena ada perbedaan yang mencolok antara nilai-nilai dalam suatu masayrakat dengan kondisi nyata masyrakat
  • beselain proses-proses social , masayrakat social bias muncul karena bencana alam
  • dalam masyarakat, ada kelompok kecil individu yang berhak menentukan sesuatu dianggap sebgai masalah social atau bukan
  • masalah social bias bersifat nyata atau laten
Contoh masalah social
1.      kemiskinan
2.      kejahatan
3.      disorganisasi keluaraga

SUMBER
Suhardi dan Sri Sunarti,Sosiologi 1, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2009
Kun Maryati dan Juju Suryawati, S.Pd,Sosiologi untuk SMA dan MA,Jakarta : ESIS,Erlangga, 2006


Analisis
Kerjakan dalam kelompok carilah penyebab dan solusinya  menggunakan teori klikhttp://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
kumpulkan laporannya diketik rapi dengan menggunakan kaidah penulisan laporan sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

Selasa, 12 Juni 2012

MATERI REMIDIAL kelas X

1.  Jelaskan fungsi pengendalian sosial!
2.  Jelaskan tujuan pengendalian sosial!
3.  Sebutkan ciri-ciri pengendalian sosial!
4.  Jelaskan cara-cara pengendalian sosial
5. Jelaskan sifat pengendalian sosial

Kamis, 24 Mei 2012

Tugas Dinamika kelompok dalam Masyarakat Multikultural



1.     Perkembangan demokrasi di Indonesia dapat ditengarai dari pemilu legislatif, pemilihan presiden, dan pilkada secara langsung. Dampak dari demokratisasi tersebut bagi masyarakat adalah…..….( UN 2009-2010)

2.     Salah satu gejala sosial yang menggambarkan adanya disorganisasi sosial adalah tidakadanya persamaan pandangan diantara kelompok masyarakat mengenai lingkungan hidup, misalnya..….( UN 2009-2010).

3.     Organisasi sosial pada masyarakat majemuk dapat menjadi tempat beraktivitas bagi orang-orang yang berasal dari berbagai suku bangsa, ras, agama ataupun golongan dan aliran. Keadaan demikian akan menghasilkan struktur sosial yang berfungsi….…. ( UN 2008-2009)


4.     Di masyarakat Indonesia dijumpai berbagai ras campuran. Beberapa bintang sinetron berasal dari ras campuran tersebut. Sarana komunikasi dan tramsportasi yang mempermudah hubungan bangsa menambah populasi penduduk dari ras campuran. Realitas sosial tersebut terjadi melalui proses…..(UN 2010-2011)

5.     Setiap kelompok suku memiliki sistem budaya yang berbeda dengan suku lain. Faktor geografis  yang mempengaruhi kemajemukan suku bangsa tersebut adalah…..( UN 2009-2010).

6.     Mahasiswi asal Maluku, tinggal bersama di sebuah oraganisasi masyarakat Maluku, mahasiswa asal Makasar tinggal bersama di asrama lainnya yang berbeda. Struktur sosial primordial tersebut berpengaruh  negatif terhadap…..( UN 2009-2010).

7.     Warga masayrakat perkotaan cenderung terbuka. Mereka sudah biasa berinteraksi dan bekerjawama dengan orang lain yang bereda suku, ras dan agama. Dampak positif dari proses mutual akulturasi adalah…...( UN 2009-2010).

8.     Suku bangsa Sunda memiliki wadah organisasi yang dinamakan Paguyuban Pasundan demikian juga suku bangsa  yang lain. Secara politis karakteristik masayrakat multikultural tersebut mengakibatkan…..( UN 2009-2010).

9.     Meskipun berasal dari nenek moyang dengan budaya yang sama, dewasa ini masyrakat Indonesia bersifat multietnis. Diferensiasi kesukuan terjadi karena mereka hidup terpencar dalam ribuan pulau. Kondisi tersebut melatarbelakangi munculnya budaya masing-masing kelompok sebgai upaya adaptasi terhadap tantangan hidup dari lingkungan yang dihadapi. Berdasarkan realitas tersebut dapat diketahui, bahwa kemajemukan budaya Indonesia disebabkan oleh fakta sosiologis , yakni….

10.   Beberapa keluarga yang berdekatan membentuk rukun tetangga. Selanjutnya sejumlah Rukun Tetangga membentuk RW/ Rukun Warga. Kelompok sosial yang terbentuk berdasarkan lokalitas tersebut dinamakan….

11.   ini beberapa perilaku dalam masyarkat majemuk :
1.     memberikan kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan politik tanpa membedakan latar belakang suku bangsa, agama, ras ataupun golongan
2.     memandang bahwa identitas kelompok, seperti etnis,ras dan agama, bukanlah hal yang kaku dan penghambat pergaulan sosial
3.     membentuk partai politik berdasarkan paham, ideologi datau keterikatan pada faktor-faktor seperti suku bangsa, agamadan ras
4.     memberikan prioritas atau perlakuan istimewa kepada orang-orang yang berasal dari daerah, sukubangsa agama dan ras tertentu
Diantara contoh diatas yang berstruktur horisontal adalah…..  ….( UN 2009-2010)

12.   Berapa ciri masyarakat majemuk
1.     terjadi segmentasi ke dalam berbagai kelompok
2.     memiliki struktur sosial yang dinamis dan heterogen
3.     sulit mencapai konsensus bersama secara damai
4.     ada dominasi politik oleh kelompok yang kuat
Kondisi tersebut berpengaruh terhadap munculnya potensi….( UN 2009-2010)

13.   Seorang ekstrimis menganggap bahwa henya pendapat kelompok sendiri yang benar dan  menolak pendapat dari luar kelompoknya. Dalam kehidupan multikultural, sikap  ekstrem tersebut dapat merusak upaya untuk memperkuat proses…….( UN 2009-2010).

14.   Perhatikan ciri-ciri hubungan sosial dibawah  ini !
( 1 )  hubungan sosial bersifat informal
( 2 )  memperhitungkan nilai guna  ( utilitarian)
( 3 )  lebih didasarkan pada kenyataan sosial
( 4 )  ikatan perasaan bersifat mendalam
Yang menunjukkan ciri-ciri masyarakat patembayan adalah  ….( UN 2009-2010)

15.    Masyarakat Indonesia memiliki beragam budaya yang tersebar dari Subang hingga Merauke. Keragaman budaya tersebut tampak pada….…. ( UN 2008-2009)

16.   Banyak organisasi yang dibentuk berdasarkan daerah asal. Orang Bandung yang ada di kalimantan membentuk kelompok asal daerahnya, demikian pula yang lain. Pengaruh  terhadap masyarakat majemuk, kelompok tersebut akan  menimbulkan UNAS2008  P14 P21 P25 P27.

17.   Seseorang yang menganggap sukunya adalah yang paling ungggul diantara suku-suku lainnya. Setiap kali berinteraksi dengan orang lain, ia tak henti menyombongkan keunggulan sukunya dan menjelekkan sukku lainnya. Tindakan ini merupakan wujud perilaku primordial dalam bentuk….

18.   Dalam rasisme, ciri yang diperolehmelalui  kelahiran selalu dikaitkan dengan ada atau tidaknya ciri  dan kemampuan sosial tertentu. Inindilakukan untuk…

19.   Perhatikan sejumlah tindakan berikut
1.     menolak menyewakan rumah kepada warga dengan ras berbeda
2.     penolakan lamaran kerja yang dikaitkan dengan ras
3.     mendirikan suatu sarana umum yang tidak boleh digunakan oleh ras tertentu
Tindakan ini dapat digolongkan sebagai…

20.   Akar dari konsep multikulturalisme adalah..

21.   ada tiga hal yang mendorong berkembang pesatnya pemikiran multikulturalisme, yaitu…...,......,.............

22.   Multikuluralisme menanamkan pemahamanbahwa…

23.   Munculnya rasa penghargaan terhadap budaya lain sehingga muncul sikap toleransi merupakan syarat utama dari….
24.   Dalam sistem multikultural hendaknya dikembangkan sikap…
25.   Keberagaman disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah…


KERJAKAN SOAL DIATAS , KEMUDIAN KIRIM JAWABAN KE E-MAIL  :  rosadjanti@gmail.com